Konsep menulis bersama ini awalnya kepikiran dari novel berisi
kumpulan cerita pendek Djenar Maesa Ayu, “1 Perempuan 14 Laki-laki”. Bagi Anda
yang sudah pernah membaca seri Djenar yang ini pasti tau bahwa dalam setiap
cerpen di bukunya itu adalah hasil karya bersama dengan “seseorang yang lain”.
Unik, dua pikiran berbeda, dua profesi berbeda, dua budaya berbeda, dan dua-dua
yang berbeda lainnya melebur menjadi satu tulisan yang padu. Namun dalam
“sayembara” kali ini, tentu saja yang paling mencolok adalah dua usia yang
berbeda. Anak-anak murid saya, dan Anda. J
Berangkat dari situ, saya ingin ajak teman-teman untuk
menulis cerpen bersama, sekaligus berkomunikasi dengan para penulis cilik ini. Kalau
metode kirim surat dan kartu pos sudah kerap dilakukan, bagaimana dengan
kirim-kiriman cerpen? Mari kita cari tahu jawabannya.
Aturan menulis :
Mari kita buat yang sederhana saja ya.
1. Anak murid saya akan menuliskan paragraf awal
sebuah cerita yang mana cerita ini sifatnya unfinished
atau belum terselesaikan. Bagian
tengah hingga akhirnya, Anda yang bertugas meneruskan. Isi BEBAS, tapi tetap bergenre anak-anak
(halah emange lagu?) dan tidak mengandung SARA.
2. Panjang
paragraf yang boleh Anda tulis : BEBAS, ya sekitar 100-150 kata.
3.
Saya akan kirimkan cerita anak-anak yang masih
setengah jadi itu melalui email.
Selain cerita, di situ akan ada foto si anak serta biodata dia secara singkat.
Anda bisa berkenalan dengan para penulis cilik ini lewat situ.
4.
Pada
email balasan Anda, selain mengirim cerita balasan, kirimlah juga foto Anda
dan paragraf singkat yang berisi cerita tentang Anda serta kesan pesan Anda
buat partner menulis Anda. Mengenai foto, tidak harus melulu foto diri Anda.
Bisa saja Anda dengan latar tempat kerja Anda, Anda dan binatang peliharaan,
atau APAPUN yang mewakili Anda untuk dikenal lebih dekat oleh mereka.
5.
Cerita Anda dan anak murid akan diberi judul oleh anak murid partner Anda
disini, segera setelah dia membaca lanjutan cerita yang Anda tulis.
6.
Tulisan tersebut nantinya akan dibaca dan dinilai
oleh warga sekolah. Tiga tulisan yang terpilih akan ada rewardnya, Hehe
Jadi, alurnya :
Siswa (buat cerita awal+biodata+foto) à berikan ke PM (Pengajar
Muda, dalam hal ini saya) à
PM mengirimkan ke email Anda- à
Anda menulis ceritaà
kirim balik (beserta foto+pesan kesan) à
anak murid membaca ending dari ceritanyaa masing-masing dan memberikan judul
untuk cerita tersebut à
izin publish ya, kakak-kakak..
Ohya, ada juga yang
bertanya : apa pembelajaran yang bisa dipetik dari kegiatan ini?
Secara ringkas saya jawab
1.
Latihan menulis runtut dan logis (pengembangan
hardskill menulis buat anak murid)
2.
Apresiasi (karena mereka akan berinteraksi
dengan Anda melalui karya tulis buatan mereka sendiri)
3.
Membuka pandangan dan motivasi (dari cerita,
foto maupun pesan yang Anda tuliskan,
saya percaya akan meninggalkan kesan untuk mereka secara personal dan emosional.
Di situlah saya percaya saya tidak sedang berjuang sendiri untuk membuka
pikiran mereka) J
OK itu saja.
Kalau
Anda merasa selo dan tertarik menerima tantangan menulis cerpen “nanggung” ini,
langsung ya saya tunggu kesanggupan anda via wasap atw facebook atau twitter
beserta email kalian. 15 cerpen “nanggung” siap mampir di sela-sela inbox
kalian yang sibuk. J
Saya
akan kirimkan cerita dari partner menulis kalian via email segera dalam minggu
ini. Kami tunggu balasannya selambatnya 2 minggu kemudian yak. Terima kasih.
Salam
hangat dari anak-anak desa Maruat di kab paser, Kalimantan Timur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar