Perempuan
itu menyapu pandangannya ke setiap sudut kedai terang berarsitektur kuno itu.
Kedai yang tidak terlalu besar, tidak pula terlalu ramai, dengan lagu-lagu jazz
pelan yang mengalun sepanjang 50 menit terakhir kedatangannya di situ. Putri
kecilnya yang baru menginjak usia 4 tahun sudah tertidur di pangkuannya. Sofa
merah yang empuk sepertinya sukses memanggil-manggil Si Kecil ke alam mimpi
untuk memberikan me-time ibunya.
Rabu, 17 Agustus 2016
Sabtu, 11 Juni 2016
Catatan Senggang Lepas Nonton Serial Drama Jepang : I’m Home
“Pada saat itu, yang terpikir olehku hanya…pulang”
Salah satu penggalan dialog yang diucapkan Ieji Hisashi (Kimura Takuya) saat
mengenang detik-detik sebelum terjadinya
kecelakaan yang membuat Hisashi kehilangan memori 5 tahun terakhir-nya. Diceritakan
kemudian, kecelakaan tersebut membuat Hisashi tidak bisa melihat rupa istri dan
anaknya karena selalu dibayangi topeng. Topeng, yang bertindak seperti
dinding yang menyembunyikan hal-hal otentik di baliknya.
Minggu, 15 Mei 2016
Jarak
Suatu hari, ketika
sedang menunggu seduhan kopi di kedai teman, ada sebuah pesan masuk ke ponsel
saya. Ngobrol pendek, lalu si pengirim pesan tanya apakah saya suka sastra. Saya
sejujurnya agak bingung mau jawab apa, karena kalau sastra-nya beneran sastra,
saya nggak pernah baca. Ya gimana mau baca, buku Food Engineering sama Mikrobiologi Pangan Pengolahan lebih menarik
sih (haha mbelgedes ndobos banget). Tapi
saya jawab, “Iya dulu suka bikin puisi”.
Selasa, 10 Mei 2016
Memoritmo : Petualangan Para Pendengar
Atas nama mood yang sedang bagus, saya mau tulis tentang bacaan terakhir saya. Haha. Bukan buku sarat ilmu pun setebal Kamus Besar Bahasa Indonesia, hanya buku kecil kurang dari 200 halaman berjudul Memoritmo yang saya temukan di bazaar buku dan tertarik beli karena ada nama Eross Chandra dan Cholil Mahmud sebagai salah dua kontributornya.
Adalah Maradilla Syachridar, penggagas project buku ini. Ditilik dari profilnya, mbak-mbak ini ternyata adalah additional vocal dan synthetizer di Homogenic. Ia membuka buku ini dengan pertanyaan : lagu apa yang paling bermakna dalam hidupmu, lalu melempar pertanyaan itu ke 13 musisi dan music enthusiast pengisi buku ini.
Minggu, 01 Mei 2016
Cerita Seduh : Arabika Kerinci di Kedai Anak Lanang
![]() |
| Reza |
Satu. Mereka
menyewa sebuah rumah kuno berarsitektur Belanda dengan bagian belakang rumah
yang masih dalam rekonstruksi. Pintu, jendela, dan kursi anyam yang mereka
pilih untuk interior kedai sungguh sangat “rumahan”. Ada sebuah meja bar
panjang dari kayu sebagai tempat untuk melakukan aktivitas seduh kopi di dalam
rumah, dan sebuah rak buku anyam menempel di salah satu sudut rumah. Pintunya
bercat hijau pastel, menambah ke-old
school-an tempat ini. Haha.
Sabtu, 30 April 2016
Setahun di lampung (bagian 2)
[lanjutan]
Belanja di pasar
Belanja di pasar
Di bawah ini saya ambilkan
beberapa cuplikan menarik yang saya temui ketika melakukan transaksi di pasar
tradisional. Antara heran, bingung, sekaligus bikin ketawa kalau diingat-ingat.
Setahun di Lampung (bagian 1)
Selamat setahunan!!
Iya, selamat setahunan di
Lampung. Seru banget kota ini. Lain daripada yang lain!!! :D Untuk yang belum
pernah ke Lampung dan berencana memiliki karir panjang di Lampung, saya bantu
kasih gambaran sedikit nih seperti apa di sini, walau hanya gambaran umum.
Boleh percaya boleh enggak, tapi yang pasti ini kumpulan cerita dari apa-apa
yang saya temui dan alami selama setahun ke belakang. Mariii...
Langganan:
Postingan (Atom)

